Pengikut

Isnin, 26 Julai 2010

RENUNG-RENUNGKANLAH

Miskin atau kaya ada kalanya tidak bisa kita duga. Orang kata roda selalu berputar, ada kalanya di bawah ada kalanya di atas dan adakalanya xbrputar.Miskin atau kaya tak bermakna apa-apa tanpa kita bisa mengambil hikmah di dalamnya.Tak berguna wang brguni bila ternyata kita kufur nikmat.Makin parah lagi ketika sudah miskin di dunia, tapi menjadi calon miskin di akhirat. Kok bisa?Karena orang miskin yang tidak bersabar terhadap kemiskinannya bahkan menyalahkan takdir, adalah orang-orang yang akan abadi dalam kemiskinan, dunia akhirat.Itulah kemiskinan yang mengerikan, tiada batas dan tepinya.Sungguh kasihan bila keadaan ini sampai terjadi.Ketika diri merasa merana dan papa, manusia perlukan sandaran.Ketika kita punya banyak keinginan tapi apa daya tak ada wang di tangan, kita perlukan bantuan.Ketika begitu banyak keluh-kesah kita tentang kehidupan, kita perlukan tempat mengadu.Ke mana lagi kita akan menuju bila bukan pada muara sejati yaitu Allah Rabbul Izzati? Dia-lah pemilik langit dan bumi, Dia juga pemilik kehidupan yang sedang kita jalani. Bila bukan pada-Nya kita kembali dan mengadukan diri, lalu pada siapa lagi?Kita mungkin tak punya wang di dunia, tapi jangan sampai kita tak punya iman.Kita mungkin miskin harta di dunia, tapi jangan sampai kita miskin harta di akhirat.Karena di akhirat itulah tujuan perjalanan akhir manusia, untuk ditentukan tempat abadinya, di surga atau neraka.Maka sungguh celakalah orang-orang yang tak bisa mengambil hikmah dari kehidupannya, karena sesungguhnya miskin atau kaya bukanlah inti masalah.Yang utama adalah sikap kita sebagai manusia, mau memilih menjadi orang kufur atau bersyukur..."SYURGA DAN NERAKA HAK ALLAH,DOSA DAN PAHALA HAK ALLAH"Wallahu a‘klam...

2 ulasan:

  1. salam kak mala...
    rase tertarik nak bace entri ni...
    sgt2 menginsafkan...
    kdg2 sbg manusia kita terlupa asal usul kita...
    terima kasih sbb menyedarkan...

    ;)

    BalasPadam

THANKS FOR COMMENT...

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails